Monday, February 2, 2015

SISTEM SARAF TEPI


Berfungsi menghubungkan antara reseptor ke saraf pusat ke efektor.
Sistem saraf tepi terdiri atas sistem saraf sadar dan sistem saraf tak sadar.
a.      Sistem saraf sadar (kraniospinal)
Merupakan saraf yang mengatur gerakan yang dilakukan secara sadar. Sistem saraf sadar dibagi menjadi dua yaitu Cranial yang menghubungkan saraf ke otak dan spinal yang menghubungkan saraf ke sumsum tulang belakang.
b.      Sistem saraf tak sadar (saraf autonom)

Sistem saraf autonom dibagi menjadi dua yaitu sistem saraf simpatik (berkontraksi) dan sistem parasimpatik (berelaksasi). Saraf simpatik mempunyai ganglion yang terletak di sepanjang tulang belakang menempel pada sumsum tulang belakang sehingga mempunyai urat pra ganglion yang pendek sedangkan sistem saraf parasimpatik mempunyai urat pra ganglion yang panjang karena ganglion menempel pada organ yang dibantu. Kedua sistem saraf itu memiliki pengaruh kerja yang berlawanan (antagonis). Cara kerja saraf yang berlawanan bertujuan agar proses di dalam tubuh berjalan dengan seimbang. Sebagai contoh, jika sistem saraf simpatik berfungsi mengecilkan pupil, sistem saraf parasimpatik berfungsi memperbesar pupil.

No comments:

Post a Comment