Wednesday, September 17, 2014

Mengidentifikasi Unsur-unsur Drama

Sebagaimana karya sastra lainnya, drama juga mempunyai unsur-unsur seperti kerangka cerita, penokohan, tema latar, amanat dan perlengkapan

  1. Alur atau kerangka cerita merupakan rangkaian peristiwa yang bentuknya bisa berupa alur maju, alur balik, dan alur campuran
  2. Penokohan merupakan penggambaran watak tertentu dari setiap tokohnya. Dalam suatu drama dikenal 3 macam tokoh, yaitu: Protagonis(tokoh baik), Antagonis(tokoh penentang kebaikan) dan Tritagonis(pendukung protagonis untuk memperjuangkan kebaikan)
  3. Tema merupakan gagasan pokok yang disampaikan oleh pengarang kepada pembaca/ penonton
  4. Latar  adalah tempat dan waktu terjadinya suatu peristiwa dalam drama, misalnya di sekolah, di rumah, ditengah jalan, dsb
  5. Amanat adalah Pesan yang terkandung dalam drama
Struktur dasar suatu drama terdiri dari 3 bagian, yaitu:
  1. Prolog: Pembukaan atas peristiwa dalam drama. Dalam sebuah prolog dapat dikemukakan penjelasan karakter setiap tokoh, gambaran setting, dan unsur-unsur lainnya.
  2. Dialog: media kisahan yang melibatkan tokoh-tokoh drama yang diharapkan dapat menggambarkan kehidupan dan watak setiap tokoh beserta konflik-konflik yang dihadapi
  3. Epilog: bagian terakhir dari sebuah drama, fungsinya untuk menyampaikan intisari atau maksud cerita.
Dalam sebuah dialog sendiri ada 3 elemen yang tidak boleh dilupakan, yaitu:
  1. Tokoh adalah pelaku yang mempunyai peran yang lebih dibandingkan pelaku-pelaku lain
  2. Wawancang adalah dialog atau percakapan yang harus diucapkan oleh tokoh cerita
  3. Kramagung adalah petunjuk perilaku, tindakan, atau perbuatan yang haris dilakukan oleh tokoh. Dalam drama kramagung dituliskan dalan tanda kurung (biasanya dicetak miring)


No comments:

Post a Comment