Wednesday, September 24, 2014

BAHASA BAKU

A.      Definisi
Bahasa baku ialah bahasa yang mengikuti kaidah bahasa yang berlaku atau bahsa yang dijadikan tolok ukur/standar masyarakat pemakai bahsa dan ditentukan sebagai bagian dari ragam baku/resmi berdasarkan kesepakatan. Sebaliknya, bahasa tidak baku ialah bahasa yang tidak mengikuti kaidah bahasa yang telah ditentukan.

B.      Ciri-ciri Bahasa Baku
1.     Selalu menggunakan awalan me- atau ber- pada kata kerja yang menjadi predikat di dalam kalimat. Contoh: Sidang menyambut baik usul anggota majelis itu.
            Pada kata kerja aus awalan me- atau ber- tidak dipakai
            Contoh: Adik makan roti

2.       Selalu menggunakan kata penghubung bahwa atau karena di dalam kalimat majemuk.
             Contoh: Saya tahu bahwa dia sedang sakit
                          Karena sakit, ia tidak masuk sekolah.

3.       Selalu menggunakan fungsi gramatikal (subjek, predikat, dsb) secara tepat.
Contoh: Anak buah Wahyu ke utara (tidak baku)
                 Anak buah Wahyu pergi ke utara (baku)


4.       Selalu menggunakan bentuk gabungan (konstruksi sintesis) secara tepat.
Contoh: Pikirannya cemerlang.  (baku)
              Dia punya pikiran cemerlang. (tidak baku)

5.       Tidak menggunakan unsur-unsur leksikal dan gramatikal dari dialek daerah (regional).
Contoh: Aku pergi sama kakek. (tidak baku)
              Aku pergi dengan kakek. (baku)
              Kenapa kakek tak mau menerima surat ini? (tidak baku)
              Mengapa kakek tak mau menerima surat ini? (baku)

6.       Selalu menggunakan ejaan resmi dalam bahasa tulis.
Contoh: Beliau tidak dapat hadlir. (tidak baku)
              Beliau tidak dapat hadir. (baku)

7.       Selalu menggunakan lafal baku dalam bahasa lisan, yaitu lafal yang bebas dari ciri-ciri lafal dialek setempat atau ciri-ciri lafal daerah.
Contoh: Lafal baku                                  Lafal tidak baku
                -Kalau                                           -Kalok
                -Cuma                                           -Cumak
                -Makin                                          -Mangkin
                -Siapa                                           -Siapah,siape




BAKU
TIDAK BAKU
BAKU
TIDAK BAKU
Aktif
Aktip
Telentang
Terlentang
Apotek
Apotik
Telanjur
Terlanjur
Analisis
Analisa
Teoretis
Teoritis
Asas
Azas
Terlatar
Terlantar
Atlet
Atlit
Teknik
Tehnik
Atmosfer
Atmosfir
Terampil
Trampil
Cenderamata
Cinderamata
Tradisional
Tradisionil
Aktivitas
Aktifitas
Wujud
Ujud
Definisi
Difinisi
Zaman
Jaman
Februari
Pebruari
Mendefinikasikan
Mendifinasikan
Hakikat
Hakekat
Problematik
Problimatik
Hipotesis
Hipotesa
Telepon
Tilpun
Hierarki
Hirarki
Penasihat
Penasehat
Ijazah
Ijasah
Spesies
Spesis
Jadwal
Jadual
Foto
Photo
Izin
Ijin
Varietas
Varitas
Jenazah
Jenasah
Produktivitas
Produktifitas
Kaidah
Kaedah
Subjek
Subyek
Karier
Karir
Akhir
Ahir
Tafsiran
Tapsiran
Khotbah
Khutbah
Tarif
Tarip
Mengesampingkan
Mengenyampingkan
Rezeki
Rejeki
Zona
Zone
Film
Filem
Manajer
Manager
Baut
Baud
Ekstrem
Ekstrim
Insaf
Insyaf
Dolar
Dollar
Sistem
Sistim
Sutera
Sutra
Roboh
Rubuh
Saksama
Seksama
Sintesis
Sintesa
Trotoar
Trotoir
Metode
Metoda
Nasihat
Nasehat
November
Nopember
Tim
Team
Syukur
Sukur
Survei
Survai
Kualitas
Kwalitas
Aerobik
Erobik
Ekspor
Eksport
Psikotes
Psikotest
Selagi
Mumpung
Silakan
Silahkan
Standardisasi
Standarisasi
Stasiun
Setasiun
Spiritual
Spirituil
Subjektif
Subyektif
Menerapkan
menterapkan
Menyukseskan
Mensukseskan
Mengelola
Melola
Diesel
Disel
Memproklamasikan
Memproklamirkan
Ons
On


No comments:

Post a Comment